Rabu, 19 Juni 2013

Bab V:PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL (EQ), KECERDASAN SPIRITUAL (SQ), DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X DI SMK PGRI 6 MALANG TAHUN PELAJRAN 2012/2013


112
BAB V
PENUTUP
Sesuai dengan rumusan masalah dan hasil analisis data, maka pada bagian ini akan diuraikan kesimpulan yang dapat diangkat dan saran-saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut.
5.1 Kesimpulan
1. Hasil pengolahan data menerangkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional (EQ) terhadap prestasi belajar siswa yaitu sebesar 13%. Hal ini dapat diukur melalui pengenalan emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenal emosi orang lain, membina hubungan dengan orang lain yang diadopsi oleh (Goleman, 2003). Karakter ini memberikan interprestasi bahwa responden yang memiliki kecerdasan emosional akan berbanding lurus dengan prestasi belajar untuk nilai raport mata pelajaran kewirausahaan yang diperolehnya.
2. Hasil pengolahan data menerangkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar siswa yaitu sebesar 15,3%. Hal ini dapat diukur melalui prinsip ketuhanan, kepercayaan yang teguh, berjiwa kepemimpinan, berjiwa pembelajar, berorientasi pada masa depan, prinsip keteraturan yang diadopsi oleh (Hersan Ananto, 2008). Karakter ini memberikan memberikan interprestasi bahwa responden yang memiliki kecerdasan emosional akan berbanding lurus dengan prestasi belajar untuk nilai raport mata pelajar kewirausahaan yang diperolehnya. Artinya peningkatan kecerdasan spiritual yang lebih baik dapat meningkatkan prestasi belajarnya dalam mata pelajaran kewirausahaan.
113
3. Hasil pengolahan data menerangkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara minat belajar terhadap prestasi belajar siswa yaitu sebesar 22%. Hal ini dapat diukur melalui perasaan senang, perhatian dalam belajar, bahan pelajaran dan sikap guru yang baik, manfaat dan fungsi mata pelajaran yang diadopsi oleh (Hurlock, 2007). Karakter ini memberikan memberikan interprestasi bahwa responden yang memiliki minat belajar akan berbanding lurus dengan prestasi belajar untuk nilai raport mata pelajar kewirausahaan yang diperolehnya. Artinya peningkatan minat belajar yang lebih baik dapat meningkatkan prestasi belajarnya dalam mata pelajaran kewirausahaan.
4. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa (R square) menunjukkan koefisien determinasi. Besar R square adalah 0,597. Hal ini berarti 59,7% perubahan variabel (Y) yaitu prestasi belajar siswa disebabkan oleh perubahan variabel (X) yaitu kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan minat belajar. Berdasarkan hasil di atas disimpulkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan minat belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini maka saran yang perlu disampaikan adalah sebagai berikut.
1. Bagi sekolah
Melalui guru hendaknya memperhatikan dan mengembangkan aspek kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spiritual (SQ), dan Minat Belajar bagi siswanya agar tercapai prestasi belajar yang optimal.
114
2. Diharapkan di sekolah guru dapat menjadi motivator bagi siswa agar siswa merasa memiliki potensi/bakat dan tidak merasa rendah diri karena IQ hanya berpengaruh 20% saja terhadap kesuksesan/prestasi.
3. Pihak sekolah melalui guru hendaknya di dalam proses belajar mengajar harus peka terhadap situasi kelas, memperhatikan metode yang cocok dan sesuai dengan tingkat kecerdasan siswa, dengan demikian siswa akan merasa dirinya diperhatikan sehingga nantinya dapat menimbulkan minat siswa untuk belajar secara terus menerus.
4. Bagi peneliti selanjutnya, dalam pengambilan sampel lebih dari satu sekolah saja sehingga dapat dilakukan perbandingan antar sekolah tersebut, serta variabel yang digunakan bisa diperbanyak dengan menggunakan variabel yang lain selain kecerdasan emosional dan spiritual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar